Kejenuhan atau kebosanan pasti akan selalu menghampiri semua orang,mungkin bosan kepada sesuatu yang terlalu sering berhubungan dengan kita,apalagi sesuatu itu adalah pekerjaan yang setiap hari kita lakukan,dengan waktu dan jenis pekerjaan yang sama,begitulah bentuk rutinitas yang harus kita kerjakan,mulai dari jam 06.00 pagi sampai jam 14.00 siang,begitulah setiap hari sebagai rutinitas tidak kurang dari 7 jam bahkan lebih kita melakukan kegiatan yang sama,tentu kebosanan akan selalu mengikuti,kalau kita tidak bisa menyikapi dengan hati yang sabar pasti yang namanya stres akan cepat merangkul kita,yang akan membawa kita ke jurang yang semakin dalam,yang membuat kita menuju ke kehidupan yang lebih buruk,yang tidak kita harapkan.
Apakah Kita akan tetap seperti itu ? Apakah kita akan tetap membiarkan kebosanan yang setiap hari menghantui kita ? Apakah Kita akan mengikuti kebosanan yang membuat emosi kita cendrung ke arah yang negatip ? tentu tidak bukan…! Karena kalau kita seperti itu so pasti yang rugi diri kita sendiri.Dari beberapa pertanyaan tersebut diatas mungkin bukan yang kita harapkan,tetapi yang penting Kapan Kita mendapatkan pekerjaan yang kita sukai…? Tentu jawaban nya susah bukan …..! mungkin yang lebih bijak Kita ganti pertanyaan tersebut menjadi Kapan Kita dapat mencintai pekerjaan kita sendiri..? kalau pertanyaan itu yang muncul di benak Kita,tentunya kita akan terus berusaha berpikir untuk dapat mencintai pekerjaan yang membuat kita bisa tetap mendapat keuntungan dari pekerjaan tersebut,karena pekerjaan tersebut yang sedang kita dapatkan dan yang sedang kita jalani,sambil berusaha dan memacu diri kita untuk lebih maju dari sekarang.
Mari Kita renungkan :
Jangan terlalu memfokuskan diri pada Uang : uang sebanyak apa pun tidak akan pernah cukup,mulai saat ini berhentilah menggunakan kekurangan uang sebagai alasan untuk tidak mencintai pekerjaan,lihatlah di mana uang Kita berakhir.Fokuskan diri Kita dari pekerjaan tersebut menjadi kepuasan bagi Kita.
Sadarilah bahwa pekerjaan tidak membutuhkan kita,Tetapi Kita lah yang membutuhkan pekerjaan : Pekerjaan apa pun bisa dilakukan dengan baik dan penuh kecintaan serta penuh perhatian,hal ini akan berpengaruh pada rekan kerja Kita
Temukan Kepuasan pada setiap apa yang Kita kerjakan : Tentu ini akan membuat Kita harus berpikir keras.Sisakan waktu untuk berpikir apa yang akan kita kerjakan,tanyakan pada diri kita bagaimana cara membuat pekerjaan itu berbeda, karena kita yang akan mengerjakannya,cobalah mengingat mengapa kita menerima pekerjaan itu.bila ini Cuma pekerjaan untuk mengisi waktu,apakah kita akan mencari pekerjaan yang lain secara aktif ?
Apakah Kita pantas memperoleh pekerjaan itu ? : Bila kita tidak bisa menemukan bagian dari pekerjaan yang bisa kita cintai,pertimbangkan lagi alasan – alasan untuk menerima pekerjaan itu,bukan berarti pekerjaan baru yang kitu perlukan,melainkan cara atau arah baru yang kita perlukan,apakah ada perubahan yang bisa kita lakukan untuk pekerjaan itu,atau jangan – jangan pekerjaan itu memang sumber masalah Kita ? pertanyaan tadi akan mengarahkan kita kepada cinta atau tidak cinta kepada pekerjaan.tanyakan juga pada diri kita mengapa kita merasa pekerjaan itu tidak memuaskan.Kesadaran ini akan membimbing kita kepada kepuasan terbesar yang bisa kita dapatkan dari sebuah pekerjaan,tingkatkan kontrol diri,daripada Cuma berlalu tidak tentu arah.
Dengan kita mencintai pekerjaan yang sedang kita jalani,tentu kepuasan yang selalu kita dapatkan, yang so pasti pikiran – pikiran positip yang akan selalu timbul dalam benak kita.
Sudah saat nya kita melakukan perubahan,tentu perubahan itu dapat dilakukan dengan mudah oleh pribadi yang selalu ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Tampilkan postingan dengan label Tip Dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tip Dan Trik. Tampilkan semua postingan
15 Februari 2009
30 Januari 2009
Tersenyum Lebih Baik Dari Pada Marah
Tersenyum merupakan akar dari tertawa,kalau diri kita dianggap oleh orang lain bagus
mungkin akan lebih bagus lagi kalau senyuman itu bisa sebagai asesoris dari wajah kita,yang jelek akan menjadi bagus yang manis akan semakin manis dan yang cantik akan semakin cantik,mungkin dengan senyuman itu seakan menjadi pelekat bagi setiap orang untuk terus memandangnya bahkan ingin mendekatinya disamping itu semua,tentunya senyuman adalah
ibadah.
Banyak studi yag menunjukan keterkaitan antara amarah dan kesehatan jantung,orang yang amarahnya meledak akan menyebabkan detak jantungnya tidak teratur yang berisiko meningkatkan pengumpulan darah menuju otak,sehingga berakhir dengan stroke.Agar Anda tidak terjebak dalam kondisi iitu lakukanlah beberapa langkah berikut:
Pertama,tanyakan pada diri sendiri seberapa pentingkah masalah itu.kemarahan seringkali dilakukan akibat emosi yang diluar kontrol,dan reaksi yang Anda tunjukan seringkali disesali kemudian.
Kedua,evaluasi reaksi Anda terhadap suatu peristiwa,dan berikan penilaian untuk Anda pribadi,Pikirkan juga kemungkinan jika Anda pada
posisinya,Sehingga Anda tidak akan berbuat sesuai ego pribadi.
Ketiga,gambarkan peristiwa yang baru saja Anda lewatkan penuh emosi,dan pikirkan ulang saat emosi Anda sudah mereda,cari kemungkinan lain untuk keluar dari masalah tersebut tanpa perlu melibatkan emosi.
Keempat,Kecendrungan amarah muncul adalah sebagai reaksi emosi secara spontan,artinya timbul sebagai jawaban cepat menghadapi sebuah persoalan,dan belum tentu benar.Masalah tidak dapat diselesaikan dengan emosi,tersenyumlah,senyum akan memberi sedikit kesegaran,dari pada memulaiya dengan emosi.Berarti tersenyum itu lebih baik dari pada marah,TERSENYUMLAH SEBELUM KITA MARAH,tapi ingat jangan sekali kali Kita tersenyum sendiri tanpa ada orang lain dihadapan Kita,itu akan lain artinya.( sumber harian Global )
mungkin akan lebih bagus lagi kalau senyuman itu bisa sebagai asesoris dari wajah kita,yang jelek akan menjadi bagus yang manis akan semakin manis dan yang cantik akan semakin cantik,mungkin dengan senyuman itu seakan menjadi pelekat bagi setiap orang untuk terus memandangnya bahkan ingin mendekatinya disamping itu semua,tentunya senyuman adalah
ibadah.Banyak studi yag menunjukan keterkaitan antara amarah dan kesehatan jantung,orang yang amarahnya meledak akan menyebabkan detak jantungnya tidak teratur yang berisiko meningkatkan pengumpulan darah menuju otak,sehingga berakhir dengan stroke.Agar Anda tidak terjebak dalam kondisi iitu lakukanlah beberapa langkah berikut:
Pertama,tanyakan pada diri sendiri seberapa pentingkah masalah itu.kemarahan seringkali dilakukan akibat emosi yang diluar kontrol,dan reaksi yang Anda tunjukan seringkali disesali kemudian.
Kedua,evaluasi reaksi Anda terhadap suatu peristiwa,dan berikan penilaian untuk Anda pribadi,Pikirkan juga kemungkinan jika Anda pada
posisinya,Sehingga Anda tidak akan berbuat sesuai ego pribadi.Ketiga,gambarkan peristiwa yang baru saja Anda lewatkan penuh emosi,dan pikirkan ulang saat emosi Anda sudah mereda,cari kemungkinan lain untuk keluar dari masalah tersebut tanpa perlu melibatkan emosi.
Keempat,Kecendrungan amarah muncul adalah sebagai reaksi emosi secara spontan,artinya timbul sebagai jawaban cepat menghadapi sebuah persoalan,dan belum tentu benar.Masalah tidak dapat diselesaikan dengan emosi,tersenyumlah,senyum akan memberi sedikit kesegaran,dari pada memulaiya dengan emosi.Berarti tersenyum itu lebih baik dari pada marah,TERSENYUMLAH SEBELUM KITA MARAH,tapi ingat jangan sekali kali Kita tersenyum sendiri tanpa ada orang lain dihadapan Kita,itu akan lain artinya.( sumber harian Global )
Langganan:
Postingan (Atom)